Mengenal Stres
Mengenal Stres
Stres adalah hal normal yang bisa terjadi kepada siapa saja. Setiap orang pernah mengalami stres, stres berasal dari peristiwa yang netral. Respon kita terhadap stresor tersebutlah yang membuatnya bermakna, tubuh kita akan merespon suatu peristiwa itu yang akan membuat kita menjadi tangguh atau rapuh, pisimistis atau optimis.
Eustres dan Distress
Dalam literatur psikologi terdapat dua jenis stres, yaitu Eustres dan Distress.
Eustres adalah keadaan ketika stres yang kita alami membuat kita menjadi lebih tangguh, dewasa, dan ahli dalam sesuatu. contohnya ketika kita diminta untuk bebicara di depan umum, hati kita akan mulai merasa gelisah, jantung mulai berdeguk kencang, ujung tangan mulai terasa dingin, gerogi yang kita alami disebabkan oleh ekspetasi kita ketika mebayangkan semua mata akan tertuju kepada kita, kita merasa takut membuat suatu kesalahan, untuk mengatasi steres tersebut ketia mulai berlatih terus menerus hingga merasa yakin akan kemampuan diri sendiri. ini lah yang disebut dengan Eustres, yaitu kondisi ketika kita akan terpacu oleh stres positif untuk berlatih dan mengembangkan diri. Berbeda dengan Austres, Distersess adalah stres negatif yang menyebabkan kita sedih dan tidak berdaya.
Jika kita merespon stres sebagai Eustres maka itu akan sangat baik untuk kita, namun akan berbeda kondisinya jika kita merespon stres sebagai Distres, ini akan menciptakan suatu kondisi stres kronis (chornic strees)
Stres kronis dan kortisol
Kritisol merupakan hormon yang aktif ketika seseorang mengalami stres. hormon kristisol akan meningkat saat kita mengalami stress. ketika hormon kristisol kita selalu dalam keadaaan tinggi yang di akibatkan stress secara terus menerus baik itu disebabkan takut pada dosen kiler, tugas yang menumpuk atau bahkan diputuskan oleh pacar akan menyebabkan stres kronis, yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti migren, sakit dan kaku di sekujur tubuh, cardivascular disease, serta gangguan mental seperti depresi.
Ciri-ciri orang stres
- Gejala stres pada pekiran
- Mudah lupa
- Sulit berkonsentrasi
- Sulit mengambil keputusan
- Berpikir negatif
- Gejala stres pada perasaan
- Mudah merasa marah
- Mudah merasa cemas
- Mudah merasa tersinggung
- Mudah merasa sedih
- Mersa penuh
- Gejala stres pada tubuh
- Sakit kepala/migrain
- Otot leher atau bahu terasa tegang
- Mudah merasa lelah
- Sistem imun menurun/mudah sakit
- Asam lambung naik
- Gejala stres pada prilaku
- Berbicara dengan intonasi tinggi
- Mudah menangis
- Insomnia
- Perubahan pola pikir
Komentar
Posting Komentar